- oleh adminpuskesmas
- 06 Agustus 2026 08:36:33
- 7 views
Panjatan, Kulon Progo – Puskesmas Panjatan 1 menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Jejaring dan Supervisi Fasilitas Layanan Kesehatan serta Program Kesehatan Keluarga, Gizi, dan Jiwa. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo serta perwakilan dari Puskesmas Panjatan 2.
Rapat koordinasi ini digelar sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarfasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di wilayah kerja Kecamatan Panjatan, sekaligus memastikan kualitas serta pemerataan layanan kesehatan masyarakat terintegrasi dengan baik.
Fokus Utama Rapat Koordinasi
Rangkaian pembahasan dalam koordinasi ini berfokus pada tiga pilar prioritas pelayanan kesehatan masyarakat:
-
Integrasi Program Kesehatan Keluarga (Kesga): Penyelarasan pemantauan kesehatan ibu, bayi, dan balita, penanganan stunting, hingga penguatan jejaring pemantauan ibu hamil risiko tinggi di seluruh fasyankes jejaring.
-
Penguatan Pelayanan Gizi Masyarakat: Pemantauan status gizi masyarakat secara berkelanjutan, sinkronisasi pendataan balita gizi kurang/buruk, serta optimalisasi pendampingan gizi berbasis intervensi spesifik dan sensitif.
-
Pendampingan dan Pelayanan Kesehatan Jiwa: Penguatan jejaring penemuan kasus dan pendampingan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), optimalisasi peran kader kesehatan jiwa, serta penyediaan fasilitas rujukan yang responsif dan humanis.
Sinergi Lintas Fasyankes dan Pendampingan Dinas Kesehatan
Kehadiran Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo memberikan penguatan dari sisi regulasi, tata kelola, dan supervisi substantif. Pembina program dari Dinas Kesehatan menekankan pentingnya standarisasi jejaring fasyankes—baik puskesmas pembantu (pustu), poskesdes, maupun klinik swasta/praktek mandiri di sekitar—agar selaras dengan standar pelayanan minimal (SPM) kesehatan.
Sinergi antara Puskesmas Panjatan 1 dan Puskesmas Panjatan 2 menjadi kunci penting dalam menjaga cakupan wilayah pelayanan yang saling beririsan. Kerja sama antarpuskesmas ini mencakup pemetaan potensi masalah kesehatan wilayah, pertukaran data rujukan, hingga harmonisasi program pencegahan dan penanganan masalah gizi maupun kesehatan jiwa secara komprehensif.
Dengan dilaksanakannya rakor ini, diharapkan mutu pelayanan kesehatan keluarga, gizi, dan jiwa di wilayah Panjatan semakin mantap, terukur, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil dan merata.