- oleh adminpuskesmas
- 23 Agustus 2025 08:16:35
- 649 views
Apa Itu Darah Rendah?
Darah rendah atau hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah seseorang berada di bawah angka normal, yaitu kurang dari 90/60 mmHg. Tekanan darah sendiri adalah ukuran kekuatan aliran darah yang mendorong dinding arteri ketika jantung memompa.
Jika tekanan darah terlalu rendah, organ tubuh tidak mendapatkan cukup darah dan oksigen, sehingga dapat menimbulkan gejala tertentu.
Penyebab Darah Rendah
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan tekanan darah rendah, antara lain:
-
Dehidrasi – kekurangan cairan dalam tubuh.
-
Kurang asupan garam – karena garam membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
-
Penyakit tertentu – misalnya diabetes, gangguan jantung, infeksi berat (sepsis), atau gangguan hormon.
-
Efek samping obat – seperti obat diuretik, obat jantung, atau obat untuk tekanan darah tinggi.
-
Kehamilan – wanita hamil cenderung mengalami tekanan darah lebih rendah.
Gejala Darah Rendah
Orang yang mengalami darah rendah biasanya merasakan:
-
Pusing atau kepala terasa ringan.
-
Pandangan kabur.
-
Mudah lelah.
-
Mual.
-
Kulit pucat, dingin, dan lembap.
-
Pingsan (sinkop) bila tekanan darah turun terlalu drastis.
Bahaya Darah Rendah
Meski sering dianggap tidak berbahaya dibandingkan tekanan darah tinggi, darah rendah tetap perlu diwaspadai. Jika dibiarkan, hipotensi dapat mengganggu aliran darah ke organ penting seperti otak, jantung, dan ginjal. Pada kasus yang berat, kondisi ini bisa menyebabkan syok dan berakibat fatal.
Cara Mengatasi dan Mencegah Darah Rendah
Beberapa langkah sederhana yang bisa membantu menjaga tekanan darah tetap stabil antara lain:
-
Perbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi.
-
Konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung cukup garam, protein, dan vitamin.
-
Bangun perlahan dari posisi duduk atau tidur untuk mencegah pusing mendadak.
-
Gunakan stoking kompresi bila sering mengalami darah rendah karena masalah peredaran darah.
-
Hindari berdiri terlalu lama terutama di tempat panas.
-
Konsultasi ke dokter bila darah rendah sering terjadi, apalagi disertai pingsan.
Kesimpulan
Darah rendah (hipotensi) adalah kondisi ketika tekanan darah berada di bawah normal. Meski pada sebagian orang tidak menimbulkan masalah serius, pada kondisi tertentu hipotensi bisa berbahaya. Dengan menjaga pola hidup sehat, cukup cairan, dan rutin memeriksakan kesehatan, darah rendah dapat dicegah maupun dikendalikan.